Puasa Sempurna Bag. I

(2018-05-07 14:13:43) -

كتاب الصّيام

Definisi puasa

Secara bahasa :  Menahan, seperti firman Allah dalam Q.S Maryam: 26

إِنِّي نَذَرْتُ لِلرَحْمَنِ صَوْمًا فَلَنْ أُكَلِّمَ الْيَومَ إِنسِيًّا

“Sesungguhnya Aku bernadzar kepada Dzat yang Maha Penyayang untuk berpuasa, maka sungguh Aku tidak akan berbicara kepada manusia seharian penuh”

Menurut syara’ : menahan dari segala sesuatu yang membatalkan puasa, dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari, dengan niat khusus

Dalil asalnya dari Q.S Al-Baqarah : 183

يَأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا كُتِبَ عَلَيكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُم لَعَلَّكُم تَتَّقُون

“Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang (ummat) sebelum kalian agar kalian bertaqwa”

Waktu diwajibkannya pada tahun kedelapan setelah hijrah pada bulan Sya’ban, Setelahnya Rasulullah berpuasa sebanyak 9 kali.

Asal kata Ramadhan : Ramadhan adalah bulan ke Sembilan dari bulan arab. Dinamakan dengan Ramadhan karena cuaca pada bulan tersebut teramat sangat panas.

Dalil keutamaan puasa : silahkan rujuk ke Al Quran surat Al-Haaqqah: 24, surat Al-Ahzaab: 35 dan hadits-hadits shahih, d/a:

لِلصَّائِمِ فَرْحَتَان, إذَا أَفْطَرَ فَرِحَ وَإِذَا لَقِيَ الله فَرِحَ بِصَومِه

“Bagi orang yang berpuasa akan mendapat dua kebahagiaan, bahagia saat tiba waktu berbuka dan bahagia ketika berjumpa dengan Allah”

Hukum puasa :

Puasa mempunyai 4 hukum : wajib, sunnah, makruh dan haram

a.    Puasa wajib :

1.         Puasa Ramadhan

2.        Puasa Qodha

3.        Puasa Kafarah

4.       Puasa Badal Haji dan Umrah sebagai pengganti fidyah

5.       Puasa Istisqo’ jika ada perintah dari Hakim

6.       Puasa Nadzar

b.    Puasa Sunnah

Diklasifikasikan menjadi tiga bentuk :

-          Sunnah puasa tahunan (yang berulang disebabkan tahun) seperti : puasa hari ‘arafah, tasu’a dan ‘asyura, puasa belasan bulan muharram, enam hari setelah syawwal, puasa sepuluh awal dzul hijjah dan puasa di asyhurul hurum.

-          Sunnah puasa bulanan (yang berulang disebabkan bulan) seperti : puasa ayyamil baiydh, puasa ayyami suud

-          Sunnah puasa mingguan (yang berulang disebabkan minggu) seperti : senin dan kamis

Dan paling utamanya puasa sunnah adalah puasa Dawud.

c.      Makruh puasa

-          Menyendirikan berpuasa di hari jumat atau sabtu atau ahad

-          Puasa dahr (tahunan)

d.    Haram puasa

-          Puasa seorang istri tanpa ijin suami atau seorang budak tanpa seijin tuannya

-          Puasa pada dua hari raya

-          Puasa hari tasyriik

-          Puasa hari syak (keraguan)



Artikel
Selasa, 8 Mei 2018
Senin, 7 Mei 2018
Rabu, 2 Mei 2018
Kamis, 26 April 2018
Kamis, 9 November 2017
Senin, 23 Oktober 2017
Jum'at, 20 Oktober 2017